PRAKTIKUM PTI MODUL 3 OS LINUX (UBUNTU)
Rabu, 26 Desember 2012
0
komentar
A.
PERSIAPAN INSTALASI
Langkah pertama sebelum menginstal Linux adalah mencatat semua informasi
yang berhubungan dengan computer yang akan di install.
Berikut
ini spesifikasi hardware minimal untuk menginstal Ubuntu :
a. Prosesor
Pentium I 200 MHz, disarankan minimal Pentium
III atau yang setara.
b. RAM
128 MB, disarankan minimal 256 MB.
c.
Harddisk kosong 1 GB untuk sistem dan swap,
disarankan minimal 3GB. Instalasi semua paket akan mencapai lebih dari 9 GB.
d. VGA
dengan memori 1 MB.
e. Monitor
dengan resolusi 800 x 600.
2.
Membuat Boot Disk Windows
Disk Windows
diperlukan jika proses instalasi dilakukan pada komputer yang sudah ada OS
lain, misalnya XP. Data yang ada akan diamankan atau ingin memiliki
dual boot system,
Linux dan windows.
Juka Windows belum ada,
sementara dua-duanya diinginkan,
maka Windows harus di instal
lebih dulu, kemudian Linux.
Salah satu data
penting di Windows adalah isi master boot record (MBR) di harddisk. MBR
sebaiknya di-backup, untuk
jaga-jaga apabila ingin mengakses windows setelah menginstal
linux.
3.
Menyimpan data ke harddisk lain atau ke CD/DVD-R/RW.
4.
Memanfaatkan CD-1 untuk mem-backup.
Langkah-langkah Instalasi Ubuntu
8.0:
1. Masukkan
CD Installer Ubuntu 8.04 ke CD Rom/ Rom Drive, lalu restart PC atau Notebook.
Jangan lupa sebelumnya setting BIOS agar booting pertama kali menggunakan CDROM.
Setelah proses booting akan muncul pilihan bahasa, kemudian Pilih Bahasa yang ingin digunakan,
disarankan memilih default bahasa installer yaitu English (membingungkan
memakai kata-kata teknik yang
“di Indonesiakan” contoh
kata yang susah dipahami : “papan bilah = toolbar,
unduh=download, dan sebagainya).
2. Kemudian
pilih “install Ubuntu” yang berada di baris kedua opsi penginstallan.
3. Tunggu
CD installer Loading sampai selesai lalu pilih bahasa yang ingin digunakan
selama instalasi, pilih saja di bagian kiri dari jendela, lalu klik“forward”
4. Pada
layar selanjutnya akan muncul Peta dunia, tentukan lokasi dimana kamu berada,
dan ini akan menentukan Jam dan Tanggal komputer kamu, pilih Jakarta untuk WIB,
Makassar untuk Wita, dan
Jayapura untuk WIT, klik
“forward”
5. Memilih
keyboard, secara default keyboard akan memilih US. english, dan mayoritas keyboard
komputer yang beredar
di Indonesia menggunakan Layout ini,
kalau masih belum
yakin boleh mencoba
mengetikkan beberapa tombol di
bar yang telah
disediakan di bagian bawah
layar, setelah yakin klik “forward”
6. Langkah
berikut ini biasanya menjadi momok bagi yang baru nginstall linux, karena kalo
salah klik bisa memformat Hardisk kita, dan kita tahu apa akibatnya jadi
sebelum melakukan instalasi Back-Up lah data2 penting anda ke DVD atau FD atau
HD external, pada layar ini akan muncul 3 opsi yaitu :
a.
“Guided - resize the partition and use the freed
space”: kalau kamu memiliki OS Redmond (Micro$oft Windoooz) dan masih ingin tetap
terinstall di Hardisk kamu maka pilihlah opsi ini.
b. “Guided -
use entire disk”
: Kalau Hardisk
kamu baru, atau
ingin menghapus semua OS
yang sebelumnya terinstall
dan data-data didalamnya, maka
pilihlah opsi ini.
c. “Manual”
: opsi ini dipilih jika tidak ada OS yang sebelumnya terinstall, dan tidak ada
data penting, sama seperti opsi kedua, namun opsi ketiga ini kita bebas
menentukan besaran (kapasitas) hardisk yang ingin kita gunakan: bagi
yang ingin menggunakan
opsi ini harap mengikuti
panduan berikut :
Membuat partisi root
1. Pilih partisi
di hardisk tertentu
yang akan dipakai
untuk Ubuntu yang baru
akan diinstall, klik
“delete partition” maka
partisi tersebut akan menjadi ” free Partition”.
2. Untuk
hardisk baru yang belum dilformat maka akan secara default menjadi “free
partition”
3. Lalu pilih
partisi tersebut dan
klik “New Partition”
untuk membuat partisi root yang
baru, untuk Type For
the New partition pilih Primary,
lalu tentukan Kapasitas yang kan kita alokasikan pada tab size dalam MB,
sebagai contoh ketik 3000=3GB, 5000=5GB dan seterusnya, lewatkan
opsi
Location dan
Use as (biarkan
secara Default) lalu pilih Mount Point di “/”.
Membuat partisi home (optional – boleh dibuat boleh tidak)
1.
Sama seperti membuat partisi root, hanya untuk
Type for the New
Partition sebaiknya pilih
“logical” bukan “primary”
2.
Dan untuk Mount Point pilihlah home
Membuat partisi swap
1. Sama
seperti membuat partisi sebelumnya, dengan pilihan Type for the New partition
di “logical”.
2. Untuk
size maka sangat dianjurkan sebesar 2x RAM, kalau punya Ram 512 MB, berarti
size partisi swab kita adalah 1024MB Untuk Mount Point pilih swap.
3. Setelah
itu klik forward, dan sekali lagi kami ingatkan bahwa partisi yang kita buat
nanti akan diformat, dan datanya tidak dapat ter”recover lagi” jadi pastikan
data penting anda sudah di Back-Up.
7. Mengisi
profil pilih real name, terserah saja, untuk menentukan username dan password
login ke ubuntu kamu, klik ”forward”. Ubuntu Siap untuk Diinstall “Ready to Install” klik install.
8. Ubuntu
akan menyelesaikan proses penginstalan kurang dari 10 menit tergantung dari
spek PC atau Notebook kamu ( Notebook saya speknya Pentium M Centrino 1.73GHz,
Ram 1GB). Tunggu sampai muncul jendela konfirmasi Instalasi success seperti
dibawah ini lalu klik “Restart Now”
SELAMAT UBUNTU 8.04 SUDAH
TERINSTALL, loginlah dengan username dan password yang telah kamu pilih, jangan
sampai lupa. Lakukan Modifikasi, dan Instalasi lebih lanjut agar Ubuntu Kamu
lebih Powerfull di kategori Setelah Instalasi
Home

0 komentar:
Posting Komentar
Nama :
e-mail :